Results for: ditangkap Search Results
Family Filter:
1:21
budak indon kene tgkap khalwat dalam dorm xx
23 Dec 2008
3764
Share Video

0:37
cewek-cewek ini ditangkap polisi saat curi pakaian di sebuah butik. kasihan, ya ? Siapa yang mau bantu ? Nggak gratis, koq. Dijamin masih genuin dan siap pake
26 Oct 2009
2389
Share Video

2:48
WANITA DITANGKAP DIPERCAYAI TERBABIT EDAR DVD/VCD ADEGAN SEKS CHUA ...
26 Mar 2009
467
Share Video

4:38
http://www.pancutkanisteri.comlearn how to make your wife or girl pancut sedap teknik rahsia cara buat isteri anda pancut kalah lelaki jauh dan kuat terpancut ejakulasi Pasangan Ditangkap Basah Dalam Estet
29 Apr 2009
13126
Share Video

0:51
Reporter: Didit Tri Kertapati Kameramen: Didit Tri Kertapati 6 Penari striptis, 1 germo, dan 7 lelaki hidung diciduk polisi di karaoke Zen, Jl Thamrin, Jakarta Pusat. Mereka ditangkap tentang perusakan kesopanan di depan umum. Sumber: tv.detik.com
9 May 2009
2101
Share Video

0:55
Seekor buaya yang selama ini meresahkan dan diduga telah memangsa tiga orang di Sungai Kualuh, Labuhan Batu, Sumatra Utara, Rabu (17/6/2009), ditangkap setelah diincar selama sebulan. Buaya sepanjang lima meter dengan berat mencapai 500 kilogram itu ditangkap nelayan dengan menggunakan jaring. Selanjutnya, buaya tersebut akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu ke taman hewan, Pematang Siantar, guna dikembangbiakkan. Perburuan buaya terus dilakukan karena masih terdapat puluhan ekor yang belum tertangkap.
6 Sep 2009
5274
Share Video

0:54
Norman Hakim dan pasangannya ditangkap khalwat jam 2 pagi
20 Nov 2009
1888
Share Video

2:34
"Nabi Khaidir" Pemimpin Aliran Sesat Ditangkap Ada nabi baru di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Untuk menangkap "Nabi Khaidir" dan para pengikutnya yang dinilai telah menodai ajaran agama, aparat penegak hukum pemerintah bahkan harus mengerahkan yang Tim Gabungan dari TNI Polri yang dibantu Satpol PP, dan anggota masyarakat
1 Jun 2010
148
Share Video

0:49
http://www.JomBinaBadan.up.to - GEMPAR! Seekor buaya jantan yang besar berukuran 21 kaki (6.4 meter) telah ditangkap hidup-hidup di tebing sungai di Bunawan, sebuah bandar di wilayah Agusan del Sur pada 03 September 2011. Pakar buaya tempatan mengesahkan ini mungkin buaya terbesar yang ditangkap hidup-hidup pada tahun ini di Filipina. Datuk Bandar Bunawan, Cox Elorde meminta bantuan daripada pakar-pakar buaya di wilayah Palawan barat selepas mendengar saksi-saksi yang mendakwa bahawa seekor buaya gergasi telah membunuh kerbau bulan lepas dan juga disyaki telah menyerang seorang nelayan yang hilang pada bulan Julai. Buaya gergasi itu memusnahkan empat perangkap yang dipasang oleh pemburu selepas haiwan itu diumpan di sungai. Mereka kemudian menggunakan satu perangkap besi menggunakan kabel keluli, yang akhirnya berjaya menarik buaya itu. Kira-kira 100 orang terpaksa menarik buaya dari sungai ke tebing di mana kren digunakan untuk mengangkat ia ke dalam sebuah trak. Buaya itu seberat kira-kira 1075 kilogram. Pekan Bunawan dalam perancangan untuk membina sebuah taman eko-pelancongan bagi spesies haiwan yang ditemui di Agusan, sebuah kawasan kira-kira 515 batu (830 kilometer) tenggara Manila. Buaya itu akan diletakkan di dalam sangkar berpagar di kawasan ini. Elorde berkata buaya itu akan menjadi bintang terbesar taman eko-pelancongan itu. Penduduk Bunawan gembira kerana buaya yang berbahaya itu sekarang akan menjadi aset pelancongan kepada bandar mereka.
28 Jul 2012
4145
Share Video

3:34
RIO DE JANEIRO - Seorang paderi berusia 84 tahun di bandar Arapuica, timur laut Brazil ditangkap selepas rakaman video aksi seksnya dengan seorang budak koir gereja disiarkan media tempatan. Hakim mengarahkan Luiz Marques Barbosa ditahan selama 30 hari bagi mengelak suspek melarikan diri sementara menunggu hasil siasatan jenanayah atas dakwaan fedodilia, kata jurucakap polis. Skandal Barbosa muncul sebulan lalu apabila sebuah televisyen tempatan menyiarkan rakaman video paderi sedang menerima oral seks daripada seorang budak lelaki di ruang hadapan altar gereja.
26 Mar 2013
4084
Share Video

1:05
Ayam
7 Sep 2009
1959
Share Video

1:12
Aparat Kepolisian Polresta Makassar Timur menangkap dua orang pria yang mengedarkan pin yang diduga bergambar Nabi Muhammad.
19 Oct 2009
135
Share Video

0:52
8 pasangan dicekup berkhalwat. Operasi penguatkuasa di Langkawi Kedah.
10 Jul 2010
601
Share Video

1:55
Warga Situbondo, Jawa Timur geger setelah salah satu warganya berhasil menangkap jenglot hidup-hidup. Warga desa Kesambi, kecamatan Kapongan, Situbondo sudah berbulan-bulan kesal karena banyak ternaknya mati tanpa alasan yang jelas, saat ditemukan pada ternak yang mati biasanya terlihat bekas gigitan yang diyakisi sebagai gigitan sejenis binatang kelelawar. --
27 Oct 2011
8306
Share Video

1:36
Warga sebuah desa di Jombang, Jawa Timur, dibuat gempar dengan tertangkapnya seekor babi. Warga yang sering kehilangan uang menduga babi itu adalah hewan jadi-jadian/babi ngepet. { Berlangganan Video2 Terbaru Lainnya disini: http://goo.gl/9XcLS - Channel Informasi, Musik, Berita Video, Pendidikan, Humor dan Hiburan ;) http://www.youtube.com/TheAhmedNoer 2013. } Fb : http://www.facebook.com/braycool Situs Blog : http://www.ahmednoer.com - http://www.youtube.com/TheAhmedNoer - ===================================== )* Jangan Lupa untuk meninggalkan komentar anda ;) Terima Kasih.. ^_^ ))) Subscribe untuk Mendapatkan Update Video Terbaru Kami, KLik Link dibawah ini untuk Berlangganan: http://www.youtube.com/channel/UCYvy6DTinwKHhffuo4IHWRA?sub_confirmation=1
14 Oct 2013
4167
Share Video

3:45
"Kembang Genjer" Genjer-genjer Genjer-genjer nong kedok-an pating keleler (Genjer-genjer di pematang, berserakan) Emak-e tole,teko-teko mBubuti genjer (Ibunya anak-anak, datang-datang mencabuti genjer) Oleh sak tenong mungkor sedot seng tole-tole (Dapat sebakulLalu ngeloyor pergi dapat yang kecil-kecil) Genjer-genjer saiki wis digowo muleh (Genjer-genjer sekarang sudah dibawa pulang) Genjer-genjer isuk-isuk didol ning pasar (Genjer-genjer pagi-pagi dijual di pasar) Dijejer-jejer,diuntingi, podo didasar (Dibariskan, diikat dan semua digelar) Emak-e Jebreng podo tuku nggowo welasan (Ibunya Jebreng pada beli membawa belasan ikat) Genjer-genjer saiki wis arep diolah (Genjer-genjer sekarang siap diolah) Itulah lirik lagu genjer-genjer yang pernah dinyanyikan oleh Lilis Suryani dan Bing Slamet, kenangan pahit yang menjadi luka bangsa ketika Indonesia masih di duduki Tentara jepang pada tahun 1942 - 1945. Kehidupan rakyat Indonesia sangat parah, kelaparan dimana-mana, sawah-sawah kering tidak ada yang bisa ditanam. Sebagian dari rakyat Indonesia memodifikasi makanan pokok. Mereka beralih dari makan nasi menjadi gaplek yang terbuat dari singkong, dongkel pisang dan lain sebagainya. Di Banyuwangi keadaan juga tidak jauh berbeda. Karena tidak bisa menanami sawah, maka tidak sengaja tumbuhlah tanaman parasit seperti eceng gondok, godong wewehan, genjer (limnocharis flava) dan lain sebagainya. Tanaman genjer ini konon katanya, jika di rebus rasanya lebih enak dari kangkung (Saya sudah merasakannya). Kondisi tersebut membuat seniman Banyuwangi Mohammad Arief yang nantinya tergabung dalam LEKRA (Lembaga Kebudayaan Rakyat, 1960) terinspirasi untuk mendokumentasikannya dalam sebuah lagu. Pada perkembangannya lagu genjer-genjer tersebut pada masanya happening banget. Dengan lirik dan nada yang sederhana lagu ini sangat di gemari semua kalangan, Bahkan lagu genjer-genjer pernah menjadi lagu hits yang berulang kali ditayangkan oleh TVRI dan diputar di RRI (Jurnal Srinthil Vol. 3 tahun 2003). Sama seperti pemerintah kita jadi terserang phobia genjer-genjer. Pada tahun 1965 munculnya peristiwa G 30 S/PKI membuat lagu genjer-genjer di hancurkan oleh orde baru. Segala sesuatu yang berhubungan dengan komunis harus di bumi hanguskan. Yang lebih menyudutkan lagi lagu genjer-genjer dijadikan background musik pembunuhan para jenderal di film G 30 S/PKI. Akhirnya terciptalah stigma baru bahwa lagu genjer-genjer adalah lagu yang menyeramkan. Bahkan tidak jarang sebagian orang menilainya lagu sadis. Seketika itu pula telinga kita jadi asing, emoh untuk mendengarkannya. Apalagi jika ada orang yang mencoba menyanyikan lagu tersebut maka langsung dicap komunis dan ditangkap termasuk penyanyi beken Lilis Suryani dan Bing Slamet. Entah apa yang salah dengan genjer-genjer sebagai sebuah produk kebudayaan? Ironis. nasib lagu Genjer-Genjer yang terbunuh dengan paksa oleh peristiwa tersebut. Lagu dengan latar belakang penjajahan Jepang malah dikambinghitamkan dengan hal yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan paham-paham komunis. Lagu Genjer-Genjer ini teralienasikan dari kehidupan kita. Padahal, jika kita menikmatinya dengan bebas, bisa saja musisi kita mengeksplornya menjadi salah satu lagu daerah. Atau bahkan di arrangement ulang menjadi lagu rock, jazz, disco bahkan techno dan kita bisa berdendang dengan asyik. Mungkin istilah rehabilitasi kultural sangat cocok untuk mengeksiskan kembali lagi lagu ini tanpa tendensi apapun selain berkesenian. Semestinya negara melalui otoritas regulasinya harus bisa menaungi seluruh produk kebudayaan yang muncul dan dikembangbiakkan oleh rakyat. Regulasi negara tidak lagi menjadi mesin pemangkas yang setiap saat menghabisi produk-produk kesenian rakyat. Oleh karena itu, negara selayaknya menaruh jarak yang sama dengan semua produk kebudayaan rakyat... Agoessam
8 Sep 2008
1540
Share Video