Results for: kubah Search Results
Family Filter:
1:02
Mayat atas kubah masjid nabawi?..Adakah cerita ini benar atau rekaan semata-mata..wallahhua'lam...Anda Suka Yang Ini?? AWAS!! 18 Tahun Keatas Sahaja! KLIK DISINI : *******alturl****/9yh8 *******alturl****/top4m *******alturl****/36zu *******www.wikiapedia.blogspot****/
2 Aug 2010
14324
Share Video

2:17
Kisah ini berlaku awal tahun ini di Pulau Malibu, Indon. Sebuah masjid baru telah dibina di sebuah kampung di Pulau Malibu. Namun mereka tiada kren untuk pindahkan kubah dari masjid lama ke masjid yang baru. Maka seramai lebih kurang 3000 orang qiyai telah berkumpul di masjid tersebut untuk berzikir. Dengan Rahmat dan kebesaran Allah kubah dari masjid lama 'diangkat dan dipindahkan' ke atas menara masjid yang baru hanya dengan zikirullah. Mengikut cerita lanjut dari teman yang merakamkan video ini, qiyai-qiyai tersebut telah berpuasa selama 3 hari dan berqiamulail selama 3 malam bermunajat kepada Allah sebelum mereka berzikir dan "mengangkat" kubah tersebut. Ramai yang "histeria" melihatkan keajaiban & kebesaran Allah itu.
11 Jan 2010
1114
Share Video

2:58
This Fenomenal Video in Ambon Indonesia
10 Jan 2010
165
Share Video

3:02
masjid kuasa Allah zikir indonesia Pulau Haruku Maluku Tengah Desa Kailolo
26 Oct 2008
52884
Share Video

2:17
kubah masjid terbang
9 Oct 2008
24693
Share Video

2:17
During a construction of a mosque in Kailolo, Sulawesi, Indonesia. A miracle happened. The "Kubah" (roof top of the mosque tower) flown by itself, and placed itself correctly on the top of the mosque tower. I don't know exactly when this happened, but from the information that I got, this happened around late January - early February 2008, in broad daylight, and in front of hundreds of people who fell in hysteria and praised the name of Allah. I didn't shot the video by myself, I got it from friends of mine (Mr. Asnan), who also got it from other sources. I don't know who actually shot it, I think the video has been around and transferred from one mobile phone to another. Anyways, it's still an amazing event.
6 Sep 2008
86341
Share Video

4:58
Salam semua, kitorang mencuba Andalusia. Ya, kitorang tahu lagu ni agak susah tapi sebab kitorang tak jumpa satu cover di Youtube, jadi kitorang cuba cover. Harap kau orang enjoy (kepada yang suka, yang tak suka tak apa, kitorang tak kecik hati ;-)) Facebook link : *******www.facebook****/ajekhassan Cahayamu bagai sabitah Doaku kau sejahtera Biar warna kubah-kubahmu kian pudar Untukmu setanggi ini kubakar Cahayamu sediakala Aku rindukan zaman kebangkitan Pabila nurani bersulamkan fikiran Seganding dan bersatu Lafaz niatku bertemu Cahayamu tiada tara (Chorus) Pohon salamku pada fakir-fakirmu andalusia Pohon izinkanlah aku menyelami irama asyikmu Pohon ku dipinjamkan gabus dan ghazalmu jadi azimat Supaya dapat aku tari menongkah arus Sahutlah andalusia (Solo) Cahayamu tiada taranya (Repeat Chorus) Apakah sudah kering lautan darah Yang tertimbus di bumi alhambra Ataupun masih bergelora menanti saat Melimpah mengikut mata air (Repeat Chorus) Antal hadi antal haqqu Laisal hadi Ilaahu
15 Oct 2010
138
Share Video

2:59
15 Oct 2010
206
Share Video

2:59
Great,,,,
21 Aug 2010
605
Share Video

3:03
in modern world we still see a rarely.how to link with modern tecnology /fisica?
16 Mar 2010
207
Share Video

1:33
null
6 Jan 2010
96
Share Video

2:18
Sukar dipercaya. Komunitas Muslim di Desa Kailolo, Pulau Haruku, Maluku Tengah, memasang kubah masjid yang berbobot ribuan kilogram dengan kekuatan paranormal. Fenomena yang ditayangkan Trans 7 pada tanggal 17 Maret 2008 petang memperlihatkan bahwa gejala paranormal benar-benar ada dan nyata. Sesuatu yang sering dilihat pendukung positivisme secara skeptis.
23 Dec 2009
1127
Share Video

3:03
Kubah terbang di kg kailolo
14 Dec 2009
2360
Share Video

2:18
10 Dec 2009
140
Share Video

2:03
Masjid Agung Jawa Tengah �Sucining guna gapuraning gusti.� Itulah candra sengkala pembangunan Masjid Agung Jateng (MAJ), yang sama dengan tahun 1934 Saka. Artinya, kemauan dan upaya yang tulus membawa ke arah rida Allah. MENARA Asmaul Husna, yang berdiri kokoh di sudut barat daya Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) merupakan salah satu daya tarik kawasan itu. Dari bentuknya, bangunan setinggi 99 meter�yang melambangkan nama-nama Allah itu�dikonsep sebagai replika Menara Kudus. Sejak menara itu selesai dibangun, banyak pengunjung yang datang untuk sekadar melihat atau berfoto bersama. Lihatlah, seorang ibu dan dua anaknya yang tengah berpose laiknya model, di depan menara itu. Sementara, si bapak nampak sibuk mengarahkan kamera-nya untuk menentukan posisi gambar. Kadang-kadang dia sampai berjongkok agar menara itu bisa menjadi background foto keluarganya. Sudah lama kami mendengar tentang kemegahan dan keindahan MAJT. Baru kali ini, kami melihatnya secara langsung. Ya, sekalian mengenalkan anak pada masjid supaya mereka bisa lebih dekat,�� tutur Muslih (39), warga Gombong, Kebumen itu. Dia datang untuk menyambangi keluarga yang tinggal di Semarang. Senyampang anak-anak tengah libur sekolah, mereka diajaknya serta. Nah, setelah kegiatan keluarga rampung, mereka menyempatkan diri mampir berwisata ke MAJT. Tadi juga sudah naik ke menara. Enak, bisa lihat-lihat kota dari atas,�� timpal Endika (12), anak sulung Muslih. Untuk bisa naik ke menara, mereka cukup membayar Rp 2.000 per orang. Di atas menara tersedia sejumlah teropong untuk melihat Kota Semarang dari ketinggian. Teropong itu bisa dioperasikan jika pengunjung memasukkan koin. Cukup dengan Rp 1.000 mereka bisa menikmati teropong itu selama 1,5 menit. Sekadar informasi, penara yang terdiri atas 20 lantai itu rencananya digunakan untuk museum Islam dan lantai berputar (devolving floor). Lantai paling atas dapat digunakan melihat hilal, penentuan awal Ramadan atau Idul Fitri. Akulturasi Budaya MAJT yang terletak di Jl Gajahraya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari itu memang telah menjelma sebagai tempat wisata alternatif, yang kental dengan nuansa religi di dalamnya. Konsep bangunan yang menggabungkan arsitektur Jawa, Islam, dan Roma itu merupakan pemikat bagi pengunjung yang datang Daya tarik lainnya, berbagai memorabilia yang terkait dengan syiar Islam. Yang sudah ada sekarang, Alquran raksasa tulisan tangan yang merupakan karya H Hayatuddin, khattat (penulis kaligrafi) dari Universitas Sains dan Ilmu Alquran (Unsyiq) Jateng di Wonosobo. Selain itu, ada pula replika beduk raksasa Purworejo, yang dibuat oleh para santri Pesantren Alfalah Mangunsari, Jatilawang, Banyumas. MAJT dibangun pada lahan banda Masjid Kauman seluas 10 hektare, dengan luas bangunan hanya 27.900 meter persegi. Kompleks MAJT itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai sarana sosial dan bisnis, seperti ruang perkantoran, convention hall, penginapan, dan bangunan kios. Bangunan masjid tak menunjukkan kesan mewah, tapi dapat menampung hingga 13.000 umat. Dibandingkan bangunan pendampingnya, bangunan masjid lebih sederhana namun memberi kesan teduh. Pemilihan warna maupun penataan interior masjid dirancang dengan cermat. Rancangan bentuk dan hiasan di dalam masjid didominasi pengaruh dua budaya, Jawa dan Islam. Bentuk kubah, lengkungan, geometri bintang delapan, dan kaligrafi mencerminkan budaya Islam. Budaya Jawa diwujudkan dalam pemilihan ragam hias. Wayang kulit purwa dan batik menghiasi beberapa bagian masjid. Tepat di bagian tengah masjid terdapat empat tiang. Semua tiang itu dihubungkan dengan lengkungan berwarna putih yang diilhami dari gaya Andalusia. Dasar dari empat tiang itu dihiasi berbagai bentuk ragam hias batik, seperti tumpal, untu walang, kawung, dan parang-parangan. Kesan teduh dan sederhana dihasilkan dari pemilihan warna di bagian dalam masjid. Tiang di langit-langit masjid dan pintu kayu dicat warna hijau. Pintu itu mirip pintu di rumah Jawa, memiliki lubang sehingga angin leluasa keluar masuk. Selain hijau, warna yang mendominasi adalah putih, cokelat, dan krem. Sebagian langit-langit yang berhiaskan bentuk geometri bersegi delapan berwarna krem. Puncak kubah berwarna putih, rencananya akan dihiasi dengan kalimat "Laa ilaaha illallah" dari bahan tembaga. Leher kubah masjid dihiasi kaligrafi surat An Nuur Ayat 35. Konsep Masjid Agung Raya Jateng mengusung paduan budaya Islam dan Jawa. Ciri pertama yang menunjukkan hal itu adalah bentuk atap. Atap masjid berbentuk tajuk, khas masjid Jawa, seperti yang ditemukan di Masjid Agung Demak. Konsep tajuk itu digabungkan dengan kubah dan minaret, ciri khas masjid pada umumnya. Sementara itu, di plaza depan masjid akan dipasang enam payung berdiameter 48 meter, seperti dilakukan di Masjid Nabawi, Madinah. Ini untuk melindungi jamaah dari sengatan panas matahari. -from infosemarang****
1 Dec 2009
949
Share Video

3:36
Pemindahan kubah masjid tanpa alat hanya dengan do'a. Di Jeneponto th 2006.-
27 Nov 2009
1095
Share Video