Results for: makian Search Results
Family Filter:
3:58
18/12/2009 21:34 | Selebritas Liputan6.com, Jakarta: Masih ingat peristiwa 28 Januari 2009? Ketika itu, Luna Maya mengamuk sejadi-jadinya di depan puluhan awak infotainment. Persoalannya sepele, Luna keberatan dijadikan narasumber terkait gosip kedekatan Ariel Peterpan dengan Auara Kasih. Di kesempatan lain, Luna begitu enjoy berbincang dengan awak media yang tertarik dengan kehidupannya. Menarik karena ada yang dapat dirangkai dari dirinya dan layak dikonsumsi publik. Terlepas dari baik atau buruknya pemberitaan tersebut, ini sangat mempengaruhi popularitas seorang artis. Makian dan hujatan kembali terjadi pada 15-16 Desember kemarin. Ia murka saat infotainment mendesak model ini dengan berbagai pertanyaan. Apalagi, kamera salah satu awak media berbenturan dengan kepala Alea, putri semata wayang Ariel. Selanjutnya, Luna menghina profesi wartawan dunia hiburan lewat akun situs jejaring sosial Twitter miliknya [baca: Luna Maki Wartawan Infotainmen]. Seperti apakah karakter Luna sesungguhnya? Ini menjadi pertanyaan besar. Selain mempengaruhi penilaian publik, Ariel sebagai kekasih pun bisa berubah pikiran. Dari dua kali reaksi negatifnya terhadap media, orang seolah melihat dua kepribadian dalam seorang Luna. Ia terkesan sedang berakting menjadi orang yang ramah sekaligus arogan. Satu hal yang mesti diingat, cara Luna menyikapi masalah ini bakal mempengaruhi kelanjutan kariernya. Demikian peringatan yang terekam dalam tayangan Hot Shot SCTV,
8 Jun 2010
2175
Share Video

4:30
Wartawan infotainmen bak malaikat penyelamat sekaligus kematian bagi Luna Maya. Di satu sisi, prestasi karirnya bisa menanjak karena pemberitaan awak media. Namun kehidupan pribadi dan percintaannya pun menjadi sorotan hingga membuatnya jengah.Ketika dipergoki menggendong Alea, putri semata wayang Ariel Peterpan, sejumlah wartawan pun memberondong perempuan kelahiran 26 tahun lalu itu dengan pertanyaan. Ia lantas meminta para pemburu berita bersabar karena ingin membawa Alea ke mobil. Namun media infotainmen tak mau kehilangan momen, sehingga terus membuntuti. Luna akhirnya marah-marah.Kalau Luna bersikap bijaksana dan tidak gegabah, mungkin ia tak perlu bersinggungan dengan wartawan. Tapi itulah Luna, seorang wanita yang mudah tersulut emosinya. Tak hanya marah-marah, ia memaki wartawan infotainmen lewat account miliknya di situs jejaring sosial twitter.Spontan berbagai tanggapan pro-kontra mengalir setelah pernyataan Rabu dinihari itu dilontarkan Luna. Para pemburu berita infotaimen pun berang. Mereka kemudian berkumpul dan membahas tindak lanjut yang akan dilakukan menyikapi makian kekasih Ariel itu. Kelanjutan perseteruan Luna Vs infotainmen masih belum lagi usai, sejumlah artis pun berkomentar, menanggapi sikap Luna.---
9 Jun 2010
2291
Share Video

5:04
18/12/2009 14:28 | Selebritas Liputan6.com, Jakarta: Penghinaan Luna Maya terhadap wartawan infotainment di akun twitter miliknya berbuntut panjang. Persatuan Wartawan Indonesia seksi infotainment melaporkannya ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Luna dianggap melanggar Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 (ITE), khususnya pasal 27 ayat 3 mengenai penghinaan di dunia maya. "Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik." Demikian bunyi pasal tersebut. Ganjaran bagi pelanggarnya tak tanggung-tanggung, hukuman enam tahun penjara atau denda ganti rugi sebesar satu miliar rupiah. Itu pun kalau PWI seksi infotainment bisa membuktikan unsur-unsur yang memberatkan Luna. "Kata-katanya jelas. Yang dinyatakan lebih rendah dari pelacur adalah infotainment," ujar Kamsul Hasal selaku Ketua PWI Jaya, seperti dilansir Hot Shot SCTV, Jumat (18/12). Kasus ini berawal dari kemarahan pacar Ariel Peterpan itu terhadap wartawan yang mengerubunginya di sebuah acara. Kepala Alea, putri Ariel, terbentur kamera wartawan. Saat itu Alea tengah dalam gendongan Luna. Masih kesal dengan sikap pemburu berita, Luna pun mengeluarkan unek-unek lewat akun twitternya [baca: Luna Maki Wartawan Infotainment]. Seorang pengunjung twitter bernama Bambangelf pun memperingatkan Luna mengenai bahasa yang digunakan. Menurutnya, kata-kata tersebut hanya akan membuat Luna tampak bodoh. Lalu apa balasan Luna? "Apa urusan lo ama bahasa gw!!!? kenal aja gak gw ama lo, knp lo ribet ngurusin gw??." Emosi meledak-ledak, akhirnya menyeret perempuan asal Bali itu ke jalur hukum 18/12/2009 15:38 | Selebritas Liputan6.com, Jakarta: Cara Luna Maya meluapkan kekesalan pada media mengundang beragam reaksi dari sesama rekan selebriti. Kebanyakan menyayangkan sikap Luna yang terlalu emosi. Apalagi, perempuan tinggi semampai itu sudah dibesarkan dan memperoleh nama besar lewat publikasi infotainment. Akibat makian di situs jejaring sosial twitter, Luna pun diadukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) seksi infotainment ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Menurut Dinda Kanyadewi, sikap arogan hanya akan membuat hubungan artis dan wartawan menjadi buruk. Pasalnya, selebriti bukan dan tidak akan dikenal publik tanpa peran media, terutama infotainment. Toh, jika seorang selebriti berprestasi, infotainment dengan senang hati mempublikasikan. Namun harus bisa diterima juga, bila ada kabar tak sedap, itu akan menjadi buruan utama. "Wartawan itu bisa baik, bisa jahat sama kita," celetuk Shireen Sungkar, seperti dilansir Hot Shot SCTV, Jumat (18/12). Hal senada disampaikan Donna Agnesia yang menilai, artis harus lebih berhati-hati dalam bersikap. Lalu bagaimana mestinya berhadapan dengan awak media? "Kalau ada berita yang tidak benar, panggil saja wartawannya. Bicarakan secara baik-baik," kata Andy Soraya. Ia menambahkan, seorang artis harus bisa menjaga hubungan baik dengan media karena berpengaruh pada penilaian masyarakat. Sementara Arumi Bachsin lebih memilih melakukan konferensi pers hingga masalah terselesaikan. Lain lagi Julia Perez yang lebih akrab dengan awak media. Bagi model sekaligus pedangdut seksi ini, kalau seseorang belum siap menjadi artis, lebih baik hati-hati. Menurutnya, salah satu tugas selebriti adalah memenuhi kebutuhan berita media. Jika artis keluar dari rumah, dia harus siap menjadi milik orang banyak. "Susah senang, kalian selalu hadir. Jadi kalau media butuh, kenapa mesti menghindar," ujarnya.
10 Jun 2010
1207
Share Video