Results for: sederhana Search Results
Family Filter:
3:14
06/08/2008 06:16 - Olahraga Latihan Beban untuk Melatih Otot Lengan Depan Liputan6.com, Jakarta: Ada anggapan, latihan beban hanya untuk pria dan anak muda, tapi itu salah. Latihan beban bisa dilakukan siapa saja. "Bahkan, sekarang orangtua dianjurkan melakukannya untuk melatih kekuatan tulang," kata atlet binaraga Ade Rai ditemani Paula Verhoeven dalam Tips Sehat dan Bugar di Liputan 6 Pagi SCTV, Rabu (6/8). Selain itu, kata Ade, latihan beban yang sederhana bisa dilakukan di rumah. Menurut Ade, ada beberapa gerakan yang bisa dilakukan di rumah dengan dua dumble. Gerakan itu dinamakan bisep cycle, yaitu melatih otot lengan bagian depan. Adapaun gerakan dilakukan dengan memegang dumble serta posisi satu kaki di depan dan satu di belakang. Maksudnya agar stres di pinggang Anda tidak terlalu berat. Pada saat memulai gerakan, Anda dapat membuang napas saat bagian terberat yaitu mengangkat, dan tarik nafas saat bagian ringan yakni menurunkan dumble. Pada saat Anda mengangkat beban dengan gerakan tersebut yang kena adalah lengan bagian depan. Guna mengkombinasikan gerakan, Ade menyarankan untuk mencoba gerakan supinasi, yaitu kedua tangan memegang beban lalu pergelangan tangan diputar untuk kemudian diangkat satu per satu atau bisa juga bersamaan. Latihan itu bisa dilakukan dengan tiga set dan satu setnya sekitar 10 kali.(DWI/Tim Liputan 6 Sport SCTV)
11 Dec 2009
536
Share Video

2:48
Lagunya lucu yah... ini baru kreatifitas anak negri, sederhana namun sangat menghibur. http://www.photovideoshooting.com
23 Dec 2009
1773
Share Video

8:19
52nd Independence Day of Malaysia Celebration August 31st, 2009 Venue: Dataran Parlimen, Kuala Lumpur (c) Hak Cipta RTM Sambutan buat pertama kali diadakan sederhana dan singkat bagi menghormati bulan Ramadhan dan mencegah penularan wabak Influenza A(H1N1)
28 Dec 2009
271
Share Video

2:06
Gito Prawoto (Desta Club 80s), Dede Rifai (Ringgo Agus Rahman), Kuncoro Prasetyo (Ytonk Club 80s) & Rojak Panggabean (Judika) terancam D.O. gara-gara menunggak uang kuliah selama 4 semester berturut-turut, orang tua mereka ternyata sudah tidak bisa lagi membiayai kuliah. Pihak Kampus memberikan kelonggaran agar mereka bisa tetap kuliah, tapi tetap harus membayar minimal satu semester dalam waktu beberapa hari Masing-masing mencari uang. Ternyata mereka tetap butuh biaya untuk hidup sehari-hari, apalagi sebagian dari mereka sebelumnya bergaya hidup ibu kota Kuncoro memberikan solusi agar biaya operasional terjangkau dan mengajak mereka mencari rumah kontrakan dekat kampus, dan menjalani pola hidup sederhana. Solusi lainnya adalah kerja magang, tapi magang itu membuat mereka kelelahan. Jadwal kuliah menjadi berantakan. Gito mendapatkan ide untuk mencari part time job yang tidak melelahkan dan menyita banyak waktu yaitu sebagai pemadam kebakaran Singkat cerita setelah ikut pelatihan, mereka diterima kerja magang di Pemadam Kebakaran, sebagai Pasukan Cadangan dengan perlengkapan seadanya dan diberi tugas untuk merawat mobil pemadam kebakaran yang sudah tua, yang dikenal dengan sebutan SI JAGO MERAH Mahasiswa-mahasiswa tidak-beruntung ini mendapatkan jatidirinya lewat sebuah tindakan heroik tanpa pamrih yang membuat mereka mendapat penghargaan dari Walikota (Rano Karno)
28 Dec 2009
211
Share Video

3:27
Hey people this is my very first attempt with using sony vegas and my very first attempt of creating an Pictures Slideshow. So hope you like it! tell me what you think! Lirik Lagu Stacy Primadona OST My Spy hei... apa makna jelingan jika ku tak perasan kau sedang cuba tuk menegur walau sungguh tak ditawar bukannya berlagak besar mungkin fikiran sedang terganggu kerana aku bukan primadona seperti kau gambarkan ku hanya la watak dibelakang pelakon utama aku bukan primadona seperti kau gambarkan manusia serba serbi sederhana aahh oww aahhhh tiada masalah jika ingin beramah mesra asal tak harapkan sesuatu tapi jangan tersinggung pula itulah yang diperlawa atas sebab-sebab tertentu kerana aku bukan primadona seperti kau gambarkan ku hanya la watak dibelakang pelakon utama aku bukan primadona seperti kau gambarkan manusia serba serbi sederhana mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari huuu........ jangan kau salah sangka tak kenal maka tak cinta kerana aku bukan primadona seperti kau gambarkan ku hanya la watak dibelakang pelakon utama aku bukan primadona seperti kau gambarkan manusia serba serbi sederhana mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari mari manusia serba serbi sederhana
7 Jan 2010
209
Share Video

8:22
WELCOME TO TARING BABI (nama TARING BABI telah bertukar menjadi SAPI BETINA. Namun hanya nama yang berganti tapi perjuangan komunitas mereka ini tetap sama .. dan terus melawan klik http://koran-marjinal.blogspot.com/20... Welcome to Taring Babi adalah judul sebuah film dokumenter karya Mash, mahasiswa antropologi Humbolt University, Berlin, Jerman yang ditayangkan pada publik bulan Juli yang lalu di Institut Global Justice (IGJ), Jakarta. "Welcome to Taringbabi" merupakan reportase tentang komunitas Taringbabi yang juga menjadi tulangpunggung band Marjinal, sebuah band punk rock. Film berdurasi sekitar 20 menit itu dibuka dengan kemunculan Bob OI yang memandu melihat seluk-beluk aktifitas Taringbabi sebagai komunitas punk yang berinteraksi dengan warga Gang Setia Budi, Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan."Welcome to Taringbabi" (2007) secara sederhana menjelaskan bagaimana kehidupan punk di tengah (kampung) masyarakat, merayakan perbedaan dengan kreatif dan produktif. blog : taring babi http://koran-marjinal.blogspot.com/ ---------------------------------------- Marjinal di myspace : http://www.myspace.com/marjinalsapibe... Marjinal dibentuk 12 tahun yang silam, pada 22 Desember — bertepatan dengan Hari Ibu di kalender nasional. Dua belas tahun yang lalu (1996), kite ketemu di sebuah kampus grafika di Jakarta Selatan. Awalnya, gue pengen kuliah, tapi makin lama semakin nggak tertarik. Apa yang dipelajari di kampus udeh kita kuasai, gue udah gape menggambar, bikin desain, demikian juga yang laen. Kebanyakan kita ketemu ngobrolin situasi di luar kampus, yang atmospherenya represif, nggak bebas mengeluarkan pendapat atau berekspresi. Lalu kita bangun sebuah jaringan namanya Anti Facist Racist Action (AFRA), yang terlibat adalah kawan-kawan yang mempunyai kesadaran melawan sistem yang fasis banget. Kita gunakan media visual, lewat poster dari cukil kayu, baliho dan lukisan yang menggugah kesadaran generasi muda, untuk melawan sistem fasis yang diusung Orde Baru. Selain melakukan diskusi, penerbitan newsletter, dan aksi turun ke jalan Kita secara kebetulan gape juga main musik. Ya, dengan modal gitar n jurus tiga kunci, kita maen musik, bikin lagu sendiri yang berangkat dari kenyataan hidup sehari-hari. Mike Marjinal:Lalu kita namakan kelompok itu Anti Military. Dalam perkembangannya, Anty Military dipahami orang-orang sebagai sebuah band akhirnya Padahal kita bukan anak band! Musik ini kan sebagai alat komunikasi kepada khalayak yang lebih luas, lebih asyik.. medium menyampaikan pesan dan jadi inspirasi untuk anak-anak di pergerakan ke depan, ketika melihat kenyataan kehidupan sosial-politik dikangkangi rejim yang fasis militeristik. Dari awal, kesadaran kita bukan sebagai anak band. Setelah Harto digulingkan, kita melihat dimensi yang lebih luas lagi. Persoalannya bukan lagi rejim yang fasis dan rasis saja. Tapi lebih luas lagi Negeri ini jadi negeri ngeri Banyak tragedi, perang saudara, buruh-buruh diperas, dieksplioitasi, rumah sakit dan pendidikan begitu komersial, kereta-api sebagai sarana angkutan melayani orang seperti mengangkut binatang. So dari sistem yang fasis, anti demokrasi, terpusat dan korup.. kini menyebar ke sendi-sendi kehidupan bangsa. Kita lupa bagaimana para pejuang dulu mendirikan Indonesia sebagai sebuah nation. Indonesia kan didirikan sebagai kesatuan dari tekad para pemuda yang beragam suku, agama, latar belakang sosialnya itu bersatu membangun sebuah nation! Lalu kita ganti nama, dari Anti Military jadi Marjinal. Kisahnya, ketika Mike dapat nama Marjinal, dia terinspirasi oleh nama pejuang buruh perempuan yang mati disiksa militer, Marsinah..Marsinah MARJINAL Kata Marjinal sendiri waktu itu kan belum banyak dipakai untuk menjelaskan posisi orang-orang pinggiran. P.S :cuplikan interview dari websites (http://rumahtulisan.wordpress.com/2007/ 11/01/mengenal-marjinal-lebih-dalam/)
8 Jan 2010
1378
Share Video

4:14
Lagu MANTAB!!! Sederhana, ga aneh2, liriknya gampang dihafal, bikin aku tenang..Cinta banget sama lagu ini!
23 Jan 2010
348
Share Video

1:02
Saya lahir dari kehidupan keluarga yang sederhana di Kampung Buaran, Pekalongan, sebagai anak sulung dari sembilan bersaudara. Akan tetapi, orang tua saya memiliki keistimewaan tersendiri. Ibu adalah guru TK dan mengajar pendidikan agama, sedangkan Ayah sebagai seorang kiai. Mereka sudah terbiasa hidup melayani masyarakat. Mulai SD sampai di Tsanawiyah, saya sekolah di kampung sendiri. Sejujurnya saya akui, prestasi pendidikan saya di SD biasa-biasa saja. Bahkan di kelas 3 SD, saya nyaris tak naik kelas. Saya naik, tapi percobaan. Artinya bila saya tidak bisa mengikuti pelajaran, saya bisa turun kembali. Waktu itu, saya memang tak pernah belajar serius. Sejak kelas 5 SD, saya mulai giat belajar. Hasilnya, ketika kelas 6, saya jadi bintang kelas. Prestasi saya semakin bagus. Mulai kelas 1-3 SMP, saya jadi bintang kelas terus, tanpa putus. Setelah itu, saya menimba ilmu di Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif di Denayar, Jombang. Di sana, saya mulai memiliki wawasan yang lebih luas. Pondok pesantren saya masuk kategori terkenal, sehingga anak didiknya datang dari berbagai wilayah di Tanah Air. Prestasi saya pun semakin bagus. Di SMA, saya bukan jadi bintang kelas lagi, melainkan sudah menjadi bintang pelajar. Semua ini tentu berkat dorongan orang tua. Selanjutnya, saya kuliah di Fakultas Syari'ah, Peradilan Agama, IAIN Wali Songo, Semarang. Setelah mengambil S2 di Islamic Studies Mc Gill University Canada, tahun 1992-1994, saya ambil program doktor Ilmu Hukum Universitas Diponegoro, Semarang. Selain konsentrasi belajar, saya juga aktif di berbagai organisasi. Misalnya saja pengurus Fatayat NU dan Pembina Muslimat Cabang Pekalongan. Saya juga aktif sebagai Pengurus Pesantren Darul Hikmah Buaran, anggota Komisi Fatwa MUI Kabupaten Pekalongan, dan menjadi pengurus cabang Partai Kebangkitan Bangsa. Akhirnya saya terpilih menjadi wakil Bupati Pekalongan. Karena pada waktu itu saya berstatus pegawai negeri, saya cuti sementara untuk menjadi kandidat calon wakil bupati. Semua itu saya lakukan karena tuntutan, dorongan, serta dukungan dari masyarakat. Negara pun mengizinkan. Akhirnya, saya jalani amanah dari masyarakat dengan sungguh-sungguh. Ketika menjabat wakil bupati, banyak kendala yang saya hadapi, terutama untuk mengejar tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah. Betapa tidak, di daerah saya, masih 70 persen warga yang mampu menyelesaikan SMP. Lepas masa jabatan wakil bupati, saya mencalonkan diri menjadi bupati. Ketika proses pemilihan, memang dari luar terkesan masyarakat terbelah dua. Tapi menurut saya itu bukan terbelah, masyarakat punya dua kepentingan yang berbeda dalam menentukan pilihan kandidatnya. Saya kira perbedaan pendapat di bidang pilihan politik itu wajar saja. Setelah itu, kita punya komitmen, siapa yang menang dia adalah milik bersama. Kami tak akan memeliharan perbedaan itu terus-menerus. Dalam beberapa hari ke depan ini, memang saya rasakan masih ada perbedaan. Tetapi itu akan kembali dengan sendirinya kepada sistem
19 Feb 2010
9533
Share Video

1:02
Saya lahir dari kehidupan keluarga yang sederhana di Kampung Buaran, Pekalongan, sebagai anak sulung dari sembilan bersaudara. Akan tetapi, orang tua saya memiliki keistimewaan tersendiri. Ibu adalah guru TK dan mengajar pendidikan agama, sedangkan Ayah sebagai seorang kiai. Mereka sudah terbiasa hidup melayani masyarakat. Mulai SD sampai di Tsanawiyah, saya sekolah di kampung sendiri. Sejujurnya saya akui, prestasi pendidikan saya di SD biasa-biasa saja. Bahkan di kelas 3 SD, saya nyaris tak naik kelas. Saya naik, tapi percobaan. Artinya bila saya tidak bisa mengikuti pelajaran, saya bisa turun kembali. Waktu itu, saya memang tak pernah belajar serius. Sejak kelas 5 SD, saya mulai giat belajar. Hasilnya, ketika kelas 6, saya jadi bintang kelas. Prestasi saya semakin bagus. Mulai kelas 1-3 SMP, saya jadi bintang kelas terus, tanpa putus. Setelah itu, saya menimba ilmu di Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif di Denayar, Jombang. Di sana, saya mulai memiliki wawasan yang lebih luas. Pondok pesantren saya masuk kategori terkenal, sehingga anak didiknya datang dari berbagai wilayah di Tanah Air. Prestasi saya pun semakin bagus. Di SMA, saya bukan jadi bintang kelas lagi, melainkan sudah menjadi bintang pelajar. Semua ini tentu berkat dorongan orang tua. Selanjutnya, saya kuliah di Fakultas Syari'ah, Peradilan Agama, IAIN Wali Songo, Semarang. Setelah mengambil S2 di Islamic Studies Mc Gill University Canada, tahun 1992-1994, saya ambil program doktor Ilmu Hukum Universitas Diponegoro, Semarang. Selain konsentrasi belajar, saya juga aktif di berbagai organisasi. Misalnya saja pengurus Fatayat NU dan Pembina Muslimat Cabang Pekalongan. Saya juga aktif sebagai Pengurus Pesantren Darul Hikmah Buaran, anggota Komisi Fatwa MUI Kabupaten Pekalongan, dan menjadi pengurus cabang Partai Kebangkitan Bangsa. Akhirnya saya terpilih menjadi wakil Bupati Pekalongan. Karena pada waktu itu saya berstatus pegawai negeri, saya cuti sementara untuk menjadi kandidat calon wakil bupati. Semua itu saya lakukan karena tuntutan, dorongan, serta dukungan dari masyarakat. Negara pun mengizinkan. Akhirnya, saya jalani amanah dari masyarakat dengan sungguh-sungguh. Ketika menjabat wakil bupati, banyak kendala yang saya hadapi, terutama untuk mengejar tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah. Betapa tidak, di daerah saya, masih 70 persen warga yang mampu menyelesaikan SMP. Lepas masa jabatan wakil bupati, saya mencalonkan diri menjadi bupati. Ketika proses pemilihan, memang dari luar terkesan masyarakat terbelah dua. Tapi menurut saya itu bukan terbelah, masyarakat punya dua kepentingan yang berbeda dalam menentukan pilihan kandidatnya. Saya kira perbedaan pendapat di bidang pilihan politik itu wajar saja. Setelah itu, kita punya komitmen, siapa yang menang dia adalah milik bersama. Kami tak akan memeliharan perbedaan itu terus-menerus. Dalam beberapa hari ke depan ini, memang saya rasakan masih ada perbedaan. Tetapi itu akan kembali dengan sendirinya kepada sistem
20 Feb 2010
4822
Share Video

1:09
Pertama: Ide dan Gagasan Seiring dengan majunya ilmu komunikasi, dan berkembang pesatnya sarana serta media yang beraneka ragam, maka sudah semestinya bagi para pelaku dakwah untuk menggunakan system informasi global yang lebih canggih, lebih cepat, dan lebih berpengaruh, khususnya di era persaingan yang semakin terbuka ini. Semua itu dilakukan demi kepentingan dakwah Islamiyah dan demi menjawab tantangan-tantangan zaman yang akhir-akhir ini banyak dirasakan oleh umat Islam. Maka dari situlah, muncul ide untuk menggunakan sebuah system yang disebut dengan "media baru", yaitu media informasi tercanggih di dunia yang berfungsi sebagai media informasi alternatif. Sebuah media yang mampu melintasi hambatan geografis dan budaya dalam waku yang bersamaan, serta mampu berkomunikasi dengan semua orang dalam ruang lingkup yang besar. Media informasi alternatif ini berperan dalam menghubungkan antara pengirim dan penerima tanpa perantara. Dan dalam prakteknya, perkembangan media ini sangat tergantung pada kadar komunikasi publik. Tujuan: 1.Memberikan kontribusi efektif dalam perkembangan dakwah Islam, serta menfungsikan media informasi demi tercapainya maksud tersebut. 2.Menyebarkan Al-Qur`an serta ilmu-ilmu yang berkaitan dengannya dalam bahasa Indonesia melalui terjemahan sederhana, agar setiap muslim mampu mendalami firman Ilahi, sedangkan bagi non-muslim dapat mengenal keistimewaan dan keagungan Al-Qur`an lebih jauh. 3.Menggunakan teknologi modern dalam mendukung aktifitas dakwah melalui media yang paling berpengaruh demi terciptanya interaksi yang lebih baik di era globalisasi. 4.Demi tercapainya maksud di atas, situs ini berupaya untuk memberikan suguhan yang diambil dari manhaj dan materi-materi Islam murni dan steril, sesuai dengan tuntutan zaman serta didukung pula dengan tampilan yang menarik. Ketiga: Layanan Situs 1.Situs ini menyediakan terjemahan Al-Qur`an berbahasa Indonesia secara visual, resmi, terperinci dan terpercaya. 2.Situs ini juga menyediakan materi-materi dasar ke-Islaman dalam bentuk sederhana dan menarik, seperti Hadits dalam bentuk visual, cuplikan video dakwah, dan lain-lain. 3.Situs ini memungkinkan para pengunjung untuk men-download materi-materi Islam yang bermanfaat, seperti video, kitab, skrip, dan program. 4.Situs ini juga memberi ruang bagi para pengunjung untuk berpartisipasi dalam mendukung aktifitas dakwah dari segala aspek.
26 Feb 2010
133
Share Video

8:31
Pembuatan tahu dengan cara sederhana yang dapat dilakukan sendiri di rumah. Bahan utama yang pembuatan tahu adalah kedelai, air jeruk/cuka, dan air. Alat yang digunakan adalah blender/penggiling, kain saring, panci dan wadah pencetak tahu.
19 Mar 2010
709
Share Video

2:10
HIpnotis massal yang dilakukan dengan sederhana, mengunci mata, sebenarnya belum masuk ke tahap deepening, hanya tahap tes sugestivitas, tapi buat seru-seruan ajah, hehehe, ada 4 korban, dilab audio visual, kelas X ap 1,.. SMK Yadika 6, (Masih dalam tahap belajar hipnotis juga,.. ^^)
1 Apr 2010
152
Share Video

5:06
17/12/2009 21:26 | Selebritas Liputan6.com, Bogor: "Aduh, kaget saya," ucap Rischa Novisha setengah terperangah. Ia tak menyangka, tim Status Selebritis SCTV sukses menemukan kediamannya di Bogor, Jawa Barat. Meski terkejut, wanita yang muncul dalam balutan busana hitam itu tetap bersikap ramah dan mempersilakan tamunya masuk. Sembari mengobrol, Rischa membuka rahasia dirinya. Fisiknya yang berubah, tak selangsing dulu menjadi jawaban. Ternyata, wanita yang mengawali karier sebagai model itu tengah berbadan dua alias hamil. Memang kapan ia menikah dengan Garry Iskak? "Kurang lebih enam bulan lalu. Alhamdulillah, langsung hamil jalan empat bulan," ujar Rischa dengan rasa syukur, seperti dilansir Status Selebritis SCTV, Kamis (17/12). Selanjutnya, Rischa menjelaskan, akad pernikahan diadakan secara sederhana, hanya dihadiri kerabat dan tetangga. Di sela-sela kunjungan tim Status Selebritis, pemain dalam film Jomblo itu menyempatkan diri bertegur sapa dengan tetangga. Ia bahkan terlihat akrab dengan bocah bawah lima tahun di sekitar rumahnya. Mungkin ini latihan awal Rischa untuk menjadi ibu. Acara bertamu pun ditutup dengan makan pisang molen bersama.
28 Apr 2010
349
Share Video

1:32
Semerah Cinta Stilleto mengisahkan kehidupan bahagia Siti Laila atau Stila (Lisa Surihani). Stila dilahir dan dibersarkan dalam kemewahan dan segala yang dihajati akan ditunaikan kedua ibu bapanya. Dia juga seorang remaja perempuan yang cantik, masih menuntut di sebuah institusi pengajian terkemuka di ibu kota. Leto atau Leman (Farid Kamil) pula seorang pemuda yang hidup dalamkeadaan yang sederhana. Bekerja sebagai penjual ikan di pasar borong dan tinggal di rumah flat murah berhadapan kawasan banglo mewah keluarga Stila. Pertemuan Stila dan Leto bermula apabila ibu Stila iaitu Datin Fairuz pergi ke pasar membeli ikan untuk di masak bagi menyambut kedatangan teman lelaki Stila iaitu Raymond ke rumah. Kejadian tidak disangka berlaku dimana pergaduhan besar antara penjual ikan di pasar telah berlaku sehingga memaksa Datin Fairuz membatalkan niat untuk membeli ikan di pasar itu. Di situlah, Leto terpandang dan tertawan dengan keayuan Stila. Dalam kejadian itu, Leto dibuang kerja. Di dalam pertemuan Stila dan Raymond, Stila telah cuba digoda dan dinodai Raymond. Stila lari dan berjalan seorang diri sehingga bertemu Leto dan kawannya Yani (Cat Farish). Apakah reaksi Stila terhadap tindakan keluarganya? Dan bagaimanakah kesudahan perhubungan antara Stila dan Leto? Segalanya akan terjawab dalam filem Semerah Cinta Stilleto terbitanke-37 MIG Production arahan Ahmad Idham.
4 Jun 2010
328
Share Video

4:08
lagu baru.. Unik, enerjik, sederhana dan membawa manfaat. Itulah kalimat yang berusaha diwujudkan oleh Filosofi dalam perjalanannya untuk mencapai segala cita-citanya dalam kehidupan bermusik. Walaupun mempunyai visi untuk menjadi sebuah band yang dapat diterima oleh segala lapisan masyarakat dengan segala kesederhanannya, Filosofi tidak lantas melupakan begitu saja misi yang diembannya yaitu menjadikan musik sebagai media untuk menyampaikan segala aspirasinya dengan harapan semua karyanya dapat bermanfaat dan dapat merubah semua pikiran negatif yang ada dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini jugalah yang selalu mengingatkan Filosofi untuk setiap waktu mengintrospeksi diri. Melalui album perdananya yang berjudul "Anugerah Kehidupan" dengan "single hit"nya yang berjudul "Sadarilah" serta lagu-lagu lainnya seperti "Akankah Kita Bersama" , "Seindah Dunia" "Ayah Bunda" dan "Elegi Dua Sisi", Filosofi siap menyapa masyarakat dengan segala kesederhanaan di dalam prinsip-prinsip bermusiknya. Setelah launching album perdananya yang berjudul "ANUGERAH KEHIDUPAN" tanggal 19 maret yang lalu di Hard Rock Cafe Jakarta, "FILOSOFI BAND" yang dimotori oleh Arya Pradana "Gitar" dan digawangi oleh personel lainnya yaitu Ranggadika "Bass", Mizna "Vokal" dan Ancha "Drum" siap untuk memasuki persaingan industri musik di Indonesia. Dengan lagu hits mereka diantaranya "Sadarilah", "Akankah kita bersama", "Seindah dunia", "Ayah bunda" dan "Elegi dua sisi". Dan dengan single hit pertamanya yang berjudul "Sadarilah" ini, "FILOSOFI BAND" akan menyapa para penikmat musik di Indonesia. Tentang lagu "Sadarilah" adalah sebuah lagu yang mengisahkan tentang seseorang yang mencintai kekasihnya tapi telah mengkhianati cintanya,sehingga ia harus meninggalkan kekasihnya tersebut namun orang itu tetap menjaga dan menyanyangi mantan kekasihnya dengan caranya yang lain... Dia hanya berharap dan berusaha agar mantan kekasihnya selalu bahagia,walaupun dia terluka dalam keadaan seperti ini... Semoga lagu ini dapat memberikan inspirasi bagi orang yang mendengarkan sehingga kita semua akan selalu belajar untuk menjadi kekasih yang baik bagi pasangan kita masing-masing... mari kita cintai musik dalam negeri.. sukses buat musik indonesia.. Sukses juga buat Ari Lasso, Bunga Citra Lestari ,D.O.T band, PADI band, Letto band, Once , Slank , Vagetoz band, Rini Idol, D'Cinnamons band, Ten 2 Five, Mulan Jameela, Filosofi Band, Juliette band, Pilot Band, Ungu band, nidji band, T2 , Merpati Band, Maia & Friends, Yovie & Nuno, Gigi band, D'Masive band, Ardina Rasty, Matta Band, Gita Gutawa, RAN band, Rossa, Andra & The BackBone, Laluna, Vagetoz band, Wali Band, Samsons band, Peterpan, Sheila On 7, Radja band, Kangen Band, Dewi-dewi,The Titans, 7 Kurcaci, Afgan, Angkasa band, Aura Kasih, romeo band,BIP band,Jagostu,Bondan Prakoso feat fat 2 black,The Changcuters, Delon, Numata band, Kalbumi, Anima band, Nemo band, Dewi Sandra, Djoker Band, Dygta, Edane, Element, Keris Patih, Mamamia, Ada Band, Agnes Monica, The Rock, AB Three, Acha & Irwansyah, Naff band, Alexa band, Base jam, Romeo band, The fly,Bunglon band, Jamrud band, log Gun band, seventeen, mulan jameela, gita gutawa, caramel, Resa Herlambang, Tompi, Tahta, j-rock,sahara, Aura Kasih, Januarisman, Roulette, Nemo, Kapten, Alexa, Marcell, Dini Idol, Kunto Hartono, LYLA,Putih, Drive, Bre, Garasi, Volt, Pandawa, Dan Band, Captain Jack, Kunci, Bendera, Salbila, Syahrini, laskar pelangi, doa yang mengancam, Rasti, Dimi, Ussy, dan semua musisi tanah air tercinta..
9 Jun 2010
388
Share Video

4:31
Single perdana untuk album ketiga ini bertajuk "RASA CINTA" ciptaan Indra sudah beredar di radio-radio tanah air. Lagu dengan tema keseharian dan manusiawi. Tema cinta yang sederhana namun disampaikan oleh Indra dengan cara unik dan tak terduga. Dibuka dengan kalimat yang menggelitik dan mengundang tanda tanya, '.....Aku mencintaimu tak seperti dicintai yang melahirkanmu.....' Berkisah tentang seseorang yang sudah banyak berkorban demi cintanya, namun hanya ditanggapi biasa saja oleh pasangannya. Jadi semacam curhat seseorang yang mencintai pasangannya setulus hati, namun ditanggapi dingin saja. Hingga terucaplah kata-kata itu, bahwa cintanya memang mungkin tidak semurni cinta seorang ibu kepada anaknya namun apapun namanya ini adalah sebuah cinta suci yang apa adanya.
20 Jun 2010
107
Share Video